Mencintai Suami Orang Secara Sah Adalah Fitrah Bukan “PELAKOR” Benarkah?

apa benar serupa ini?

gimana bagi kamu? menyayangi suami orang secara legal ini artinya serupa apa? mengapa dapat diucap fitrah? dan juga bukan diucap ” pelakor ” terlebih lagi terdapat yang mengatakan terdapat ” pelakor ” yang dihalalkan dalam islam, apa artinya?

jangan sangat menjudge seorang dengan istilah pelakor, , , itu sudah keputusannya dosa, dan juga hasil perbuatan ia yg menerima bukan kamu yang menjudge malah kamu yg menghujat apa kamu sudah benarr ?

tidak seluruh yg diucap pelakor itu hina, hasrat merebut, apa orang yang poligami itu wanitanya pula diucap pelakor?

baca pula : pelakor disawer duit viral ” mengapa sih pelakor senantiasa kurang baik di banding istri legal? ” ini alasannya

baru – baru ini permasalahan perebutan suami orang alias pelakor ramai diperbincangkan. pengkhianatan, perselingkuhan dan juga pelakor benar terlarang dalam islam.

itu merupakan perbuatan dosa. seperti itu yang membikin pelakor yang yang menikah ataupun berselingkuh dengan suami orang kerap diidentikan bagaikan prilaku negatif dan juga ditatap kurang baik di warga.

sayangnya, tidak sedikit orang yang mengkaitkan perbuatan pelakor ini dengan salah satu syariat yang dibolehkan dalam islam ialah poligami.

sementara itu, poligami menggambarkan salah satu masalah yang diatur dalam ajaran islam secara jelas dan juga tegas. dalilnya ada dalam firman allah:

“dan bila kalian cemas tidak hendak mampu berlaku adil terhadap (hak – hak) wanita yatim (bilamana kalian mengawininya) , hingga kawinilah wanita – wanita (lain) yang kalian senangi: 2, 3, ataupun 4. setelah itu bila kalian cemas tidak hendak mampu berlaku adil, hingga (kawinilah) seseorang aja, ataupun budak – budak yang kalian miliki. yang demikian itu merupakan lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. ” (qs an – nisaa’4: 3)

walaupun demikian, tampaknya di warga, poligami masih terbilang kontroversial. pro dan juga kontra masih terjalin.

terdapat yang menunjang terdapat pula yang mencelanya. serupa halnya yang nampak pada postingan dalam taman facebook taaruf hijrah memantaskan diri.

sebagaimana wajibbaca. com mengutip dari bermacam sumber, lagi rame ibu – ibu di fb (dan juga terdapat pula bapak – bapak) yang mangulas tentang pelakor. rata – rata menghitung wanita pelakor (singkatan dari: perebut laki orang) , dengan evaluasi negatif
.
postingannya bertajuk ‘ukhti, menikahlah dengan suami orang, bila …‘ yang sepintas seakan berisi anjuran untuk perempuan buat menerima poligami itu menuai banyak respon.

baca pula : terbongkar modus – modus perempuan asal bandung yang jajakan service s3ks di surabaya

sebab sebagian perempuan memilah menikah ataupun berpacaran dengan lelaki yang telah beristri :

ukhti, menikahlah dengan suami orang, bila :

– bila kalian belum bersuami
– bila lelaki yang kau cintai belum limit 4
– bila ia sudah dapat mencukupkan nafkah lahir batin dan ilmu agama kepada istri sebelumnya
– bila ia pula cinta dan juga ingin menikah denganmu secara legal bagi agama dan juga negeri.

karna lelaki shalih merupakan peninggalan umat. dia diajarkan buat berbagi keshalehan, ilmu dan juga nafkah karna meski katakanlah jumlah lelaki dan juga perempuan seimbang

tetapi jumlah lelaki shalih siap nikah di akhir era amat sedikit. lebih baik mana menikah dengan suami orang ataupun dengan orang yang agamanya acak – acakan ?

tetapi bila engkau benar menginginkan lelaki yang belum beristri, ya silahkan. tiap – tiap memiliki kriteria idaman.

tetapi apakah engkau senantiasa mempertahankan prinsip kekeuh itu andai nanti tidak jua menikah ? apakah engkau hendak menolak bila nanti tiba laki – laki shaleh yang ia sudah beristri ? wajib direnungkan dari saat ini yah.

baca pula : miris, tidak lagi mabuk ciu, di karawang tren mabuk air rebusan pembalut wanita

kita kerap terbius dengan cerita cinta novel yang so sweet, tetapi tidak tahan mendengar cerita cinta segitiga nabi ibrahim – sarah – hajar yang penuh lika – liku. yang mereka benar merasakan cobaan berat, amat berat, tetapi dari rahim keluarga poligami mereka lahirlah nabi – nabi bani israil dan juga nabi – nabi bani ismail, yang setelah itu hari lahirlah muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

berarti rasulullah berasal dari bangsa yang lahir dari rahim poligami. kemudian apakah pantas kita mencaci – maki syariat poligami ?

” engkau boleh terasa belum siap, tetapi jagalah lisanmu dari mencaci – maki syariat allah itu, oke ?

beda poligami dan juga pelakor, bagai surga dan juga neraka?
di status ini, aku cuma mau menuliskan pendek tentang perihal ini :
1. saat sebelum kita menghitung suatu, kita butuh perjelas dahulu cerminan suatu yang kita mau nilai tersebut. aku amati banyak yang ikut – ikutan mangulas pelakor, tanpa menarangkan gambarannya, terlebih lagi dari komentar – komentar yang terdapat, nampak kesimpangsiuran.

2. sebutan pelakor, yang katanya mulai gempar dikala terdapat permasalahan perkiraan perselingkuhan artis (baca di mari: https: //www. serbatahu. com/makna/gaul/pelakor) , ini dalilnya benar belum memiliki definisi spesial. banyak perbandingan dalam mengerti sebutan ini. karna itu, aku hendak menarangkan rinciannya.

3. boleh kita katakan, dalil yang diucap warganet bagaikan pelakor itu terdapat sebagian mungkin:

(a) wanita yang berselingkuh dengan suami orang. selingkuh di mari, yang amat ringan bisa jadi pacaran dan juga berkhalwat, tanpa lebih dari itu. yang amat berat, berzina. dan juga ikatan mereka cuma selingkuh, tidak melewati itu (tidak hingga menikah).

(b) wanita yang awal mulanya pacaran dengan suami orang, setelah itu lelet laun sinambung ke perkawinan. entah nikah formal tercatat di negeri, ataupun nikah dasar tangan.

(c) wanita yang betul – betul jadi istri kedua dari seseorang pria, lewat perkawinan yang legal.

baca pula : cerita anita martha mengapa dapat diucap mertua idaman sehabis mengusir anak dan juga menantu dari rumah

3 cerminan di atas, dalam kacamata islam wajib dinilai secara berubah.

cerminan (a) jelas haram. zina ataupun perihal yang mengantarkannya, haram hukumnya. baik yang melaksanakannya seseorang pria yang telah memiliki istri, ataupun yang masih jomblo. kelainannya cuma di had – nya, antara pezina muhshan dan juga ghairu muhshan.

yang haram begini, wajib dicoba nahi munkar.

cerminan (b) sesungguhnya mirip fenomena pacaran para anak muda. awal mulanya haram, tetapi kala sinambung ke jenjang perkawinan, hukumnya berbeda jadi halal.

cerminan (c) , ini halal seluruhnya.

4. prinsip syariah yang wajib dipegang oleh siapapun, ta’addud zawjaat (mengumpulkan lebih dari satu istri) itu boleh hukumnya. tidak layak para wanita menentang kebolehan ini.

sebaliknya urusan perasaan, dan evaluasi kepantasan suaminya berpoligami, itu ulasan selanjutnya. tidak boleh tercampur dan juga tumpang tindih.

5. bila terdapat wanita yang menikah dengan seseorang pria yang sudah beristri, sepanjang triknya setimpal syariah, terpenuhi rukun nikah dan juga syaratnya, hingga nikahnya legal. dan juga haram menggelarinya dengan gelar – gelar kurang baik, ataupun menuduhnya dengan tuduhan – tuduhan yang tidak benar.

6. yang lebih maslahat, perkawinan wajib tercatat di negeri. nikah dasar tangan, legal secara fiqih, tetapi hendak banyak melahirkan konsekuensi yang dapat jadi merugikan istri dan juga anak yang lahir dari perkawinan dasar tangan.

7. buat pria yang ingin poligami, yang pantas ditanyakan kesatu, bukan “apakah kalian dapat adil? ”, tetapi, “memangnya berapa penghasilanmu perbulan? ”. orang miskin, menafkahi satu istri aja sudah susah, berani – beraninya berpikir buat menaikkan istri!

baca pula : nilai tes anak sd ini mampu 52, amati jawabannya buat ngakak tetapi terdapat benarnya.

catatan yang dapat dipetik dari status diatas:
berbarengan postingan tersebut pula diunggah suatu photo bertuliskan, “waspada propaganda feminis melanda poligami secara halus. ”

unggahan tersebut pastinya dapat jadi renungan untuk seluruh orang baik pria ataupun wanita dalam meninjau berulang kasus poligami dan juga permasalahan pelakor yang dikala ini lagi gempar diperbincangkan publik.

pelakor itu perbuatan dosa, sebaliknya poligami, sekalipun dibolehkan, senantiasa mempunyai syarat. bila terpenuhi, dapat aja membuahkan surga, tetapi bila dilanggar bisa jadi aja dapat mendatangkan neraka. yang jelas, seluruh perbuatan di dunia (baik maupun kurang baik) , terdapat konsekuensinya.

intinya, butuh perilaku dan juga pemikiran yang bijak dalam memandang 2 masalah yang masih kontroversial ini. walaupun sekilas silih beririsan, keduanya jelas berubah dalam ketentuan dan juga hukum islam.

mudah – mudahan berguna.. . . tidak butuh izin bila ingin dishare.. .

nb:

1. karna sangat banyak yang mencopy copywrityng kami. saat sebelum copy, izin dahulu, sehabis mampu izin sertakan link wajibbaca. com.

2. bahwa tidak melaksanakan point no satu ingat dosa.

( sumber: http:// www. wajibbaca. com/2018/02/mencintai-suami-orang-secara-sah-adalah. html )